Home Video – Terkendala Biaya untuk Berobat, Begini Curhatan Ayah Balita yg Lahir...

[Feed Video] – Terkendala Biaya untuk Berobat, Begini Curhatan Ayah Balita yg Lahir Tanpa Hidung & Mata di Bogor

Viral-price [Feed Video] Terbaru Tribunnews Bogor Viral Video distributors also bones! Procure Video events also capstan. also video,terkendala,biaya,untuk,Tribunnews Bogor,Bogor,Tribunnews,Tribun Network,Tribun,Viral,Balita Prematur,Prematur,Bantuan,Donasi,
Di Upload Tribunnews Bogor
User Tribunnews Bogor
Video ID 4TgOVshMd1Y

Hyperlink URL : https://www.youtube.com/gape?v=4TgOVshMd1Y

Jangan lupa like dan juga subscribe kami supaya mendapatkan notifikasi terbaru ya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUN-VIDEO.COM, CIBINONG – Muhammad Qabil Farid (1,8 bulan), balita di Bogor yg menderita kelainan genetik sehingga mengakibatkan wajahnya tidak memiliki hidung dan juga mata.

Terlahir pada Desember 2020, dengan hasil cek rontgen same old dan juga tidak ada tanda-tanda penyakit apapun.

Orang tua Qabil, Indra Eka Hermawan (29) mengungkapkan bahwa saat anaknya lahir di RS FMC Bogor, kasus kelainan genetik itu baru terjadi di Rumah Sakit tersebut.

“Karena alatnya nggak mumpuni, akhirnya dirujuk, suruh bawa ke antara tiga Rumah Sakit, RS Fatmawati, RS Cipto Mangunkusumo sama RSPAD Gatot Soebroto,” ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, di Kontrakannya, Gang Hasim, desa Kandang Roda RT 4/5, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/5/2022).

Tetapi tidak semudah itu, kata Indra, pada Tahun 2021 dirinya selalu ditolak pada ketiga rumah sakit tersebut dengan alasan kamar selalu penuh.

Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk mempostingnya di Facebook, bahwa dirinya membutuhkan ruangan pada salah satu rumah sakit tersebut untuk pengobatan anaknya.

Baca Juga :  [Feed Video] - four dramatic reinterpretations of that 90s sears air conditioner commercial

Beruntung, saat itu salah satu kerabatnya bekerja di RS Fatmawati Jakarta sebagai petugas keamanan.

Indra mengungkapkan bahwa saat itu temannya meminta berkas dan juga hendak coba untuk membantunya hingga mendapatkan kamar.

“Alhamdulillah malemnya saya ditelepon sama pihak rumah sakit, besoknya udah dapat isi kamar,” katanya.

Saat pihak RS Fatmawati tahu hendak hal yg terjadi pada Qabil, sontak membuat geger para dokter, dikarenakan kasus kelainan genetik seperti itu sebelumnya belum pernah ada di RS Fatmawati.

Sambil menjalani perawatan di RS Fatmawati selama dua setengah bulan, Indra pun mengalami kejadian yg tidak terduga.

Indra merupakan seorang security di bank BRI, yg saat itu dirinya terkena akibat pengurangan pegawai, hingga pembayaran BPJS kesehatan dia dan juga keluarganya mesti ikut dicabut.

Indra mengatakan bahwa saat terkena pengurangan pegawai, dua minggu kemudian Qabil hendak menjalani operasi Trakeostomi, yg mana pasti membutuhkan biasa yg sangat besar bila tidak ditanggung oleh BPJS kesehatan.

“Semua orang kantor waktu itu udah tau kondisi anak saya, akhirnya saya mohon ke perusahaan supaya nggak dicabut dulu BPJS-nya sampai selesai operasi anak saya,” jelasnya.

Baca Juga :  [Feed Video] - Kendaraan Konstruksi Mobil Truk Excavator Traktor Truk Sampah Mainan Anak

Permintaannya tersebut disetujui hingga selesai operasi anaknya, sehingga Indra tidak penting membayar biaya rumah sakit yg cukup besar.

Perasaan tidak tenang dan juga pasrah menyelimuti hati Indra saat Qabil selesai menjalani operasi dan juga mesti menunggu di ruang NICU RS Fatmawati.

Indra mengungkapkan bahwa kata dokter, ruang NICU adalah tempat di mana orang sedang diambang kematian.

“Alhamdulillah Qabil selamat, kata dokter selesai operasi Qabil itu anak yg kuat, dia dapat lewatin operasinya,” ucapnya.

Setelah sampai di rumah, Indra pun sempat kebingungan dengan penghasilan kedepannya, karena dirinya telah tidak memiliki pekerjaan.

Selain itu, Qabil serta diharuskan untuk melakukan kontrol setiap minggunya di RS Fatmawati.

Ayah kelahiran 1993 ini terpaksa mesti menggunakan sisa uang tabungan dari pekerjaan sebelumnya untuk menyambung hidup dan juga biaya perawatan Qabil.

Bahkan, BPJS kesehatan pun, kata Indra hanya mampu terbayar selama dua bulan.

Tidak sampai disitu, nasib pilu yg dialami olehnya dan juga Qabil ternyata setelah BPJS kesehatan tidak terbayar, kontrol Qabil di RS Fatmawati pun mesti terhenti.

Indra menyatakan bahwa dirinya telah tidak memiliki biaya lagi untuk kontrol sang buah hati.

Baca Juga :  [Feed Video] - Pilih buah apa kiwi vs strawberry.||Trend TikTok🍓🥝

“Harusnya seminggu sekali atau dua kali kontrol, terakhir ya dari Januari aja udah nggak, akibatnya Qabil dari tempat operasi trakeostominya menyukai keluar cairan,” katanya.

Sebelum operasi, kata Indra, Qabil dapat mengeluarkan suaranya dan juga dapat menangis, tetapi tidak dapat makan dengan langsung, yg di mana mesti menggunakan selang untuk membantunya minum dan juga makan.

Tetapi, setelah dioperasi, Qabil tidak dapat mengeluarkan suara, tetapi untuk makan dan juga minumnya menjadi lebih lahap.

Indra menambahkan bahwa untuk biaya alat bernafas, alat pembersihnya dan juga kontrol hingga mencapai puluhan juta.

“Biasanya kalo kontrol itu dibersihin alatnya sama dokter, ada yg diganti serta, Qabil serta dikasih salep biar nggak keluar cairan terus, tapi sekarang udah nggak, soalnya gak memiliki uang,” kata ayah yg saat ini menjalani usaha minuman tebu.

“Kalo kata dokter Qabil dapat dioperasi dibentuk hidungnya, tapi itu minimal diusia 12 Tahun, tapi ngeri serta, resikonya besar,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Curhatan Ayah Balita yg Lahir Tanpa Hidung dan juga Mata di Bogor, Terkendala Biaya untuk Berobat, https://bogor.tribunnews.com/2022/05/13/curhatan-ayah-balita-yg-lahir-tanpa-hidung-dan juga-mata-di-bogor-terkendala-biaya-untuk-berobat?page=all.
Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Vivi Febrianti

#bogor #viral #balita #prematur #donasi
Buka Video Selengkapnya :