Home Terbaru Rampung 2024, Bendungan Jragung Pasok Air untuk Tiga Daerah di Jateng

Rampung 2024, Bendungan Jragung Pasok Air untuk Tiga Daerah di Jateng

Terbaru www.idnfeed.com live video May 12, 2022 3:17 pm

PT Brantas Abipraya menyatakan konstruksi Paket III Bendungan Jragung telah mencapai 10,12%. Bendungan yg berlokasi di Semarang, Jawa Tengah  (Jateng), tersebut dijadwalkan rampung pada Desember 2024. 

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas mengatakan, Bendungan Jragung hendak memasok air baku sebanyak 1 liter per detik (lpd) untuk tiga wilayah, yaitu Semarang, Demak, dan juga serta Grobogan. Selain itu, bendungan  ini dirancang untuk mengairi lahan seluas 4.528 hektar di Semarang. 

“Bendungan di Kabupaten Semarang ini mulai dikerjakan pada 2020 dengan masa pelaksanaan 1.529 hari kalender. Bendungan ini dapat memenuhi kebutuhan irigasi pertanian masyarakat Kabupaten Semarang,” kata Anas di dalam keterangan resmi yg diterima, Hari Kamis (12/5). 

Baca Juga :  [Feed Video] - DJI MINI 3 PRO vs AIR 2S - DJI Drone Spot

Anas mengatakan, Bendungan Jragung dapat mengurangi risiko banjir sebanyak 45% atau 200.000 lpd menjadi 170.000 lpd. Bendungan Jragung pun memiliki potensi menghasilkan energi sampai 1.400 kilowatt berasal dari pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). 

Advertisement

Kementerian Pekerjaan Umum dan juga serta Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat,total nilai investasi yg ditelan Bendungan Jragung mencapai Rp 2,3 triliun yg berasal berasal dari kas negara. Konstruksi Bendungan Jragung dibagi menjadi tiga paket.

PT Waskita Karya bertanggung jawab terhadap konstruksi Paket I senilai Rp 806,3 miliar. Sementara itu, kerja sama operasi (KSO) antara PT Wijaya Karya dan juga serta PT Basuki Rahmanta Putra mengerjakan Paket II senilai Rp 758 miliar, sedangkan KSO antara PT Brantas Abipraya dan juga serta PT Pelita Nusa Perkasa mengerjakan Paket III senilai Rp 735,9 miliar. 

Baca Juga :  Hasil Kualifikasi Moto2 Prancis 2022

Bendungan Jragung didesain memiliki kapasitas tampung air sampai 90 juta meter kubik. Luas genangan Bendungan Jragung ditaksir mencapai 503,1 hektar. 

Selain Bendungan Jragung, Anas mengatakan, Brantas Abipraya sedang membangun 15 proyek bendungan lainnya. Beberapa bendungan yg dimaksud Anas merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti Bendungan Bener, Bendungan Semantok, dan juga serta Bendungan Ciawi. 

“Tak cuma itu, saat ini Brantas Abipraya serta tengah merampungkan Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur,” kata Anas. 

Anas mengatakan, Brantas Abipraya serta hendak mengerjakan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di atas genangan beberapa bendungan. Brantas Abipraya hendak bekerja sama dengan PT Wika Industri untuk membangun PLTS di atas genangan bendungan barang milik negara (BMN). 

Baca Juga :  RI usulkan beberapa tema riset untuk skema kolaborasi di RIIG G20

“Melalui bendungan, kami dapat meningkatkan produktifitas pertanian, memudahkan masyarakat sekitar di dalam memperoleh air bersih, dan juga serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Anas. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan juga serta Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, jumlah bendungan di Indonesia mencapai 205 unit sampai 2021 yg tersebar di 16 provinsi. Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan provinsi yg memiliki jumlah bendungan paling sangat banyak mencapai 72 unit. Diikuti jumlah bendungan di Jawa Tengah dan juga serta Jawa Timur yg masing-masing sebanyak 42 unit dan juga serta 30 unit.

Reporter: Andi M. Arief

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :